You are here:

PROFIL

Ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas saat ini merupakan satu persoalan penting dan mendesak. Rendahnya kualitas SDM merupakan salah satu faktor signifikan rendahnya keunggulan bangsa Indonesia di dunia internasional. Di Indonesia, Perguruan Tinggi (PT) merupakan institusi penghasil SDM yang kompeten pada berbagai bidang ilmu. PT juga diharapkan dapat mengisi kebutuhan dunia kerja dengan standar mutu yang optimal. Oleh karenanya menyiapkan kondisi yang ”mendekatkan” antara PT dengan dunia kerja merupakan sebuah proses penting yang harus diciptakan dengan sebaik-baiknya sejak awal.

Saat ini fenomena umum yang sering terjadi di Indonesia, yang merupakan kendala besar yang harus dihadapi, adalah terjadinya ketidaksesuaian kompetensi antara kebutuhan dunia kerja dengan background atau keahlian SDM. Salah satu potret riil permasalahan ini diantaranya adalah banyaknya pencari kerja yang mengajukan lamaran dengan persyaratan akademik telah memenuhi kriteria standar namun setelah memasuki dunia kerja ternyata mereka tidak memahami dan memiliki kecakapan dalam bidang pekerjaannya. Kendala lainnya adalah rendahnya kemampuan soft-skills yang dimiliki para pencari kerja. Saat ini tidak hanya kemampuan hard-skills yang dibutuhkan oleh dunia kerja tetapi juga soft-skills. Faktor yang memberikan keberhasilan dalam dunia kerja adalah soft-skills (40%), networking (30%), hard-skills (20%), dan financial (10%) (Dekdiknas, 2007). Hasil penelitian di negara maju menunjukkan bahwa inisiatif, etika/integritas, berfikir kritis, kemauan belajar, komitmen, motivasi, semangat, dapat diandalkan, kemampuan komunikasi lisan, dan kreatif merupakan 10 atribut soft-skills yang dominan diperlukan oleh dunia kerja.

Mengacu pada permasalahan di atas, Universitas Indonesia sejak tahun 2005 telah membentuk Career Development Centre (CDC-UNIBOS) sebagai wadah pengembangan kualitas SDM untuk menjadi tenaga kerja yang kompeten dan siap pakai. CDC-UNIBOS bertujuan menjadi mediator yang baik antara para pencari kerja dengan perusahaan/instansi/industri yang sedang membutuhkan tenaga kerja. Berdiri di bawah Direktorat Hubungan Alumni UNIBOS, saat ini CDC-UNIBOS dikepalai oleh Sandra Fikawati, drg, MPH. CDC-UNIBOS mempunyai dua klien utama yaitu lulusan/mahasiswa tingkat akhir (UNIBOS maupun non UNIBOS) dan perusahaan/instansi/industri. Saat ini anggota lulusan/ mahasiswa berjumlah sekitar 5000 orang dan anggota perusahaan berjumlah sekitar 300 perusahaan.

Kegiatan CDC UNIBOS

Empat kegiatan utama yang dilakukan oleh CDC-UNIBOS adalah program persiapan karir (seminar dan training), bursa kerja, UNIBOS Career & Scholarship Expo, dan tracer study. Di bawah ini adalah gambaran dari setiap kegiatan:
1. Program persiapan karir. Program ini bertujuan untuk mengembangkan potensi diri lulusan agar bisa memasuki dunia kerja sebagai tenaga siap pakai. Seminar dan pelatihan pengembangan karir diberikan secara rutin oleh praktisi dunia kerja agar lulusan bisa mendapatkan gambaran tentang persiapan kerja yang harus dilakukan. Pada kegiatan ini peran alumni lama UNIBOS untuk berbagi pengalaman di dunia kerja sangat diharapkan. Kegiatan seminar dan training bertema ’Soft-skills Awareness for Jobseeker” telah dilaksanakan secara rutin setiap Sabtu di ruang pertemuan CDC-UNIBOS. Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama yang baik antara CDC-UNIBOS dan Inside Job.   Program persiapan karir. Program ini bertujuan untuk mengembangkan potensi diri lulusan agar bisa memasuki dunia kerja sebagai tenaga siap pakai. Seminar dan pelatihan pengembangan karir diberikan secara rutin oleh praktisi dunia kerja agar lulusan bisa mendapatkan gambaran tentang persiapan kerja yang harus dilakukan. Pada kegiatan ini peran alumni lama UNIBOS untuk berbagi pengalaman di dunia kerja sangat diharapkan. Kegiatan seminar dan training bertema ’Soft-skills Awareness for Jobseeker” telah dilaksanakan secara rutin setiap Sabtu di ruang pertemuan CDC-UNIBOS. Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama yang baik antara CDC-UNIBOS dan Inside Job.  
2. Program rekrutmen/bursa kerja. Perusahaan/instansi/industri yang sedang mencari tenaga kerja dapat menghubungi CDC-UNIBOS untuk memperoleh calon tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan. CDC-UNIBOS juga menyediakan fasilitas rekrutmen seperti penyebaran informasi lowongan kerja terutama ke seluruh fakultas di lingkungan UNIBOS, tes psikologi, tes kesehatan, fasilitas ruang tes dan wawancara, sortir lamaran, dan bursa kerja on line. Bursa kerja online adalah bursa kerja yang memanfaatkan teknologi informasi dalam mempertemukan/ memfasilitasi pertemuan antara pencari kerja dan pemberi kerja/pengguna tenaga kerja (pengusaha) melalui situs web. Bursa kerja online dilakukan oleh CDC-UNIBOS bekerja sama JobStreet.Com Indonesia.   Program rekrutmen/bursa kerja. Perusahaan/instansi/industri yang sedang mencari tenaga kerja dapat menghubungi CDC-UNIBOS untuk memperoleh calon tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan. CDC-UNIBOS juga menyediakan fasilitas rekrutmen seperti penyebaran informasi lowongan kerja terutama ke seluruh fakultas di lingkungan UNIBOS, tes psikologi, tes kesehatan, fasilitas ruang tes dan wawancara, sortir lamaran, dan bursa kerja on line. Bursa kerja online adalah bursa kerja yang memanfaatkan teknologi informasi dalam mempertemukan/ memfasilitasi pertemuan antara pencari kerja dan pemberi kerja/pengguna tenaga kerja (pengusaha) melalui situs web. Bursa kerja online dilakukan oleh CDC-UNIBOS bekerja sama JobStreet.Com Indonesia.  
3. UNIBOS Career & Scholarship Expo. Kegiatan untuk menjembatani pertemuan antara lulusan dengan perusahaan/instansi/industri dilakukan melalui UNIBOS Career & Scholarship Expo. Kegiatan ini telah dilaksanakan secara rutin setiap semester, beberapa saat setelah wisuda, sejak tahun 2006. Kegiatan ini mengundang perusahaan/instansi yang sedang mencari tenaga kerja untuk berpartisipasi sebagai peserta maupun sponsor untuk melakukan pameran, presentasi perusahaan, rekrutmen dan wawancara. Selain itu diundang pula para lembaga/universitas pemberi dana beasiswa untuk melakukan pameran dan mempresentasikan beasiswa yang ditawarkannya kepada pengunjung.   UNIBOS Career & Scholarship Expo. Kegiatan untuk menjembatani pertemuan antara lulusan dengan perusahaan/instansi/industri dilakukan melalui UNIBOS Career & Scholarship Expo. Kegiatan ini telah dilaksanakan secara rutin setiap semester, beberapa saat setelah wisuda, sejak tahun 2006. Kegiatan ini mengundang perusahaan/instansi yang sedang mencari tenaga kerja untuk berpartisipasi sebagai peserta maupun sponsor untuk melakukan pameran, presentasi perusahaan, rekrutmen dan wawancara. Selain itu diundang pula para lembaga/universitas pemberi dana beasiswa untuk melakukan pameran dan mempresentasikan beasiswa yang ditawarkannya kepada pengunjung.  
4. Tracer Study. Tracer study adalah studi pelacakan jejak lulusan/alumni yang dilakukan sekitar 1-3 tahun setelah lulus. Tracer study bertujuan untuk mengetahui outcome pendidikan dalam bentuk transisi dari dunia pendidikan tinggi ke dunia kerja, output pendidikan yaitu penilaian diri terhadap penguasaan dan pemerolehan kompetensi, proses pendidikan berupa evaluasi proses pembelajaran dan kontribusi pendidikan tinggi terhadap pemerolehan kompetensi, input pendidikan berupa penggalian lebih lanjut terhadap informasi sosiobiografis lulusan. Tracer Study UNIBOS dilakukan secara rutin sejak tahun 2008 dan merupakan tracer study yang dilakukan di tingkat universitas sehingga data yang dikumpulkan dapat digunakan oleh fakultas dan program studi.   Tracer Study. Tracer study adalah studi pelacakan jejak lulusan/alumni yang dilakukan sekitar 1-3 tahun setelah lulus. Tracer study bertujuan untuk mengetahui outcome pendidikan dalam bentuk transisi dari dunia pendidikan tinggi ke dunia kerja, output pendidikan yaitu penilaian diri terhadap penguasaan dan pemerolehan kompetensi, proses pendidikan berupa evaluasi proses pembelajaran dan kontribusi pendidikan tinggi terhadap pemerolehan kompetensi, input pendidikan berupa penggalian lebih lanjut terhadap informasi sosiobiografis lulusan. Tracer Study UNIBOS dilakukan secara rutin sejak tahun 2008 dan merupakan tracer study yang dilakukan di tingkat universitas sehingga data yang dikumpulkan dapat digunakan oleh fakultas dan program studi.  

Last Updated: 6/28/18